
Elizabeth ashton - hujanpun redalah
Rp 10,000
"Antara engkau, Paul dan Kate, aku hampir tidak punya waktu menggendong James," rungut Bryna. Padahal di dalam hati ia merasa gembira karena kehadiran anak ini telah diteri-ma di seluruh keluarga. Padahal tadinya ia kuatir kalau-kalau bayi ini akan menjadi pengganggu bagi Paul dan Kate.
Rasanya hampir setiap hari Paul datang untuk menjenguk adik kecilnya. Bila Bryna dan Raff harus menghadiri pertemuan atau acara penting mereka tidak sulit mencari baby sitter, karena Paul dan Kate selalu berebut untuk menjagai adik mereka.
Kate memang telah pindah dan tinggal bersama seorang teman sekolahnya, Tilly. Kali ini Raff dan Bryna menyetujui teman satu rumah gadis remaja ini. Tilly tampak manis dan sopan, jauh berbeda dengan Brenda.
Tentu saja Kate dan Paul merasa sedih karena paman Court tiba-tiba harus pindah ke Amerika. Bryna tahu Raff juga sering memikirkan Court. Mereka tahu Court tentunya akan berhasil dengan usahanya di sana. Mereka sama-sama berharap mudah-mudahan Court dapat menemukan kebahagiaan seperti apa yang mereka peroleh.
Apa yang dikatakan Bryna ternyata benar. Beberapa menit kemudian James Rafferty Gallagher telah tertidur karena kecapaian. Suami istri ini saling memandang dan tersenyum bahagia.
